Skip to main content

Beberapa MODUS Penipuan Jual Beli Online via Medsos

JIKA SELLER PRIBADI, PENJUAL TIDAK PERNAH MENGIRIM BARANG DAHULU
sebelum pembeli transfer, hati-hati modus ini meyakinkan pembeli bahwa penjual bersungguh-sungguh menjual barangnya. Selama sejarah transaksi online belum ada satupun toko/penjual mengirim barangnya dahulu sebelum ada transfer dari pembeli, terkecuali anda membeli barang tersebut di Toko online ternama seperti Bukapalak, Tokopidea, Lazeda dll..

images by google
WASPADA FOTO  BARANG COMOTAN dari google atau mesin pencari lainnya, modus ini penjual manfaatkan foto-foto dari google, kemudian di edit sedemikian rupa seolah itu barang penjual. Biasakan gunakan fitur images.google.com dan upload foto tersebut, dari situ bisa terlihat foto tersebut apakah asli pemilik penjual atau dapat dari google.

KENALI PROFIL MEDSOS PENJUAL, belakangan banyak fake account atau akun palsu bertebaran dan tujuannya tidak lain yaitu menipu calon pembelinya, cermati baik-baik profil medsos palsu, jika penjual menggunakan account palsu, langsung tinggalkan dan cari penjual lainnya.

Baca juga : Membedakan akun facebook asli atau palsu

SELALU MANFAATKAN MESIN PENCARI/GOOGLE untuk mengetahui nomor handphone / pin bbm penjual, caranya, ketik nomor hp penjual di google, lihat semua postingannya, apakah ada yang pernah melaporkan penipuan dengan nomor / pin bbm tersebut?

JANGAN PERNAH TRANSAKSI KETIKA BANK TUTUP, semisal besoknya libur sabtu minggu atau tanggal merah, lebih baik ditahan dulu, tunggu sampai hari kerja bank dan waktu kerja 08:00 s/d 14:00 adalah waktu efektif untuk bertransaksi

JANGAN PERNAH DIMINTA KE ATM dengan alasan apapun, sudah dipastikan Penjual meminta anda untuk ke ATM untuk cek resi JNE atau apapun di ATM, jangan dilakukan, sudah dipastikan itu penipuan. Cek Resi JNE silahkan cek di web resmi JNE www.jne.co.id

JANGAN TERGIUR HARGA MURAH dibawah pasaran, selalu cari dan cari informasi mengenai barang tersebut di google, review (penilaian) yang sudah pernah menggunakan barang tersebut, kekurangan dan kelebihan barang tersebut, jangan terpaku 1 situs, silahkan review harga di toko online ternama.

JANGAN PERNAH TRANSAKSI SENDIRIAN, biasakan selalu konsultasi dengan teman, saudara tentang barang yang akan dibeli. Jangan sungkan untuk bergabung di GROUP Facebook, jangan sungkan bertanya "apakah ada yang pernah transaksi dengan si anu?" "apakah ada yang pernah pakai barang anu merek anu, bagaimana kekurangan dan kelebihannya" dll dll

UTAMAKAN COD, janjian atau ketemu langsung dengan Penjual, dan JANGAN PERNAH COD SENDIRIAN, pastikan kamu dengan teman/saudara untuk janji ketemuan dengan penjual, ini menghindari maraknya modus HIPNOTIS dan PERAMPOKAN. Carilah tempat yang ramai seperti FoodCourt. Jika barang yang dibeli tidak memungkinkan untuk dibawa janjian, ajaklah penjual untuk bertemu di rumah penjual / kantor penjual.

JANGAN TERBURU-BURU dan terbawa nafsu untuk cepat memiliki barang yang anda inginkan, karena ego ini akan sangat mudah dimanfaatkan para penipu.

TERAKHIR, Masih banyak modus lain yang belum disebutkan disini, TETAP WASPADA dan WASPADA..

* Tulisan yang bold adalah inti dari semua penipuan online, mereka mengarahkan kita ke ATM untuk bayar pajak hadiah, cek resi dan lain-lain... jikalah penjual sudah meminta kita ke ATM, dipastikan 1000% adalah PENIPUAN

Comments

Popular Posts

Pengalaman Cabut Berkas / Mutasi dari DKI ke Daerah

Sebelumnya cek ricek BPKB motor, tahun 2003, alamat Jakarta Barat.. ga pake lama langsung browsing / googling, cari alamat samsat Jakarta Barat, yang didapat samsat di jalan gunung sahari..

Berangkat jam 7 dari tambun selatan, hari pertama puasa dengan cuaca yang ademmm... nyusur kalimalang, bypass, kemayoran dan sampe gunung sahari, sampe sana gw tanya-tanya cabut berkas, ada yang bilang lantai 2..

Sampai lantai 2, petugas cek BPKB, keperluan apa? gw jawab mau cabut berkas, katanya disitu ga bsia, kalau bayar pajak dilayani, tapi kalau cabut berkas harus ke Buku Induk (tempat dibuatnya BPKB).. memang awalnya gw rada2 ragu, setau gw daerah gunung sahari itu masuknya Jakarta Utara deh.. tapi ya sudahlah...

Melaju lewat Martadinata, jembatan tiga, jembatan dua, jelambar, truss ke daan mogot... ketemulah Samsat Jakarta Barat...


Masuk gedung, tanya-tanya cabut berkas dimana, masuklah ke lantai 2, sampai loket ditanya keperluan apa, mutasi ke kabupaten bekasi.. udah cek fisik? oh belum.. …